LPJK
LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI LPJK
Construction Service Development Board



Flyslab Terima Sertifikat Hak Paten* Ir Sulistyana Temukan Plat Beton Ringan


Jumat,19 Oktober 2012 - 00:00:00 WIB

BATAM - Plat beton ringan Flyslab yang merupakan karya inovasi bidang konstruksi, mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah. Menkum HAM, Amir Syamsudin menyerahkan Sertifikat Hak Paten Flyslab itu kepada penciptanya, Ir H Sulistyana MT di Harbourbay Batam, Kamis (11/10).

Penyerahan sertifikat dilakukan bersamaan dengan acara pembukaan Pameran Teknologi Tepat Guna tingkat nasional. Plat beton ringan "Flyslab" karya Ir Sulistyana MT merupakan inovasi atas plat beton konvensional selama ini. Plat beton ringan ini, sebelumnya telah mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pekerjaan Umum Badan Pembina Konstruksi pada Lomba Karya Konstruksi Indonesia tahun 2011.

Plat beton ringan "Flyslab" ini diakui menjadi terobosan baru dalam bidang konstruksi. Plat beton ringan merupakan hasil reka-konstruksi (reduksi) sehingga didapat massa yang lebih ringan hingga 50 persen, dengan kapasitas dan mutu yang tetap. Penggunaan Flyslab pada bangunan bertingkat sangat menguntungkan baik dari struktur bangunan maupun manajemennya. Misalnya lebih irit biaya, lebih cepat, lebih aplikatif, lebih terprediksi anggarannya, lebih ramah lingkungan, dan lebih ramah terhadap gaya-gaya gempa.

Endra Mayendra, Ketua LPJK Provinsi Kepulauan Riau mengatakan "Kita berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi perkembangan jasa konstruksi dan dapat memacu semangat meneliti bagi pelaku jasa konstruksi".

Flyslab merupakan hasil penelitian yang dilakukan Ir Sulistyana dalam menyusun tesis pada program Magister Teknik Sipil di Univeristan Diponegoro (Undip) Semarang. Dengan demikian secara analitis maupun berbagai uji material sudah dilakukan sesuai kaidah-kaidah akademis. Untuk diketahui bahwa laboratorium Bahan dan Konstruksi milik Undip sendiri sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) dan American Society for Testing and Material (ASTM) Internasional--yakni sebuah standar yang telah digunakan oleh negara-negara maju maupun berkembang dalam penelitian akademis maupun industri.

Kini Flyslab telah banyak diaplikasikan dalam berbagai jenis bangunanan di Batam, mulai rumah sederhana, ruko, real estate, hotel, maupun perkantoran.

Semenjak setahun lalu diproduksi, produk ini juga sudah banyak dipesan hingga wilayah Kalimantan, Jawa, maupun Sumatera--di luar Kepulauan Riau. Ir Sulistyana MT, yang juga Direktur PT Kinarya Beton Indonesia dan juga Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan LPJK Provinsi Kepulauan Riau, itu pun telah menyelenggarakan work shop di berbagai kota di Indonesia, dimana sosialisasi ini mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat (pengusaha) maupun pejabat setempat.

"Di Jawa, Flyslab mendapat sambutan luar biasa karena pada umumnya masyarakat sekarang lebih menghargai waktu. Mereka ingin membangun bisa lebih cepat dan simple, apalagi dari segi biaya lebih murah. Sementara di Kalimantan, kehadiran beton ringan juga menjadi solusi karena struktur tanah yang sebagian besar rawa-rawa. Membangun dengan beton ringan sangat tepat karena jauh lebih murah dan cepat," kata Ir Sulistyana MT yang juga merupakan tokoh paguyuban warga Jawa di Kepulauan Riau itu.

Untuk wilayah Sumatera, kehadiran plat beton ringan ini juga sangat tepat sebab lebih ramah terhadap gaya-gaya gempa. Wilayah Sumatera sendiri selama ini termasuk dalam wilayah jalur rawan gempa.

Kelebihan-kelebihan

Flyslab merupakan plat beton hasil reduksi dari plat beton konvensional, dimana massa flyslab lebih ringan hingga 50 persen, namun memiliki kapasitas dan kualitas yang sama dengan plat beton konvensional. Karena massa yang ringan, aplikasi flyslab juga lebih simple. Peralatan, seperti halnya crane, yang digunakan bisa disesuaikan dengan keperluan. Dari keunggulan-keunggulan ini maka biaya yang dikeluarkan pun lebih efisien, antara 25 hingga 40 persen.

Flyslab juga dibuat dengan sistem pracetak (cetak diluar) sehingga volume maupun biayanya bisa terprediksi sejak awal. Secara umum flyslab juga bisa dicetak di seluruh wilayah Indonesia karena ketersediaan material di daerah setempat.

Flyslab juga lebih ramah lingkungan. "Karena cetak di luar maka sisa-sisa material, seperti kayu bantuan untuk pengecoran maupun limbah semen, sebagaimana dalam pengecoran konvensional, nyaris tidak ada," tambah Sulistyana MT. (*)


-

Berita Terkait

  EXTERNAL LINK
 
Kementerian Pekerjaan Umum
 
Badan Pembina Konstruksi
 
Pembina Jasa Konstruksi
 
Kementrian ESDM
 
Kementerian Perindustrian
 
BAPPENAS
 
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
 
Cepamagz.com
  STATISTIK
 
Badan Usaha Jasa Konstruksi
 
Tenaga Ahli 2013
 
Tenaga Terampil 2013
  Badan Usaha
 
Daftar Registrasi Badan Usaha 2013
 
Badan Usaha Bersertifikat ISO 9000
 
Badan Usaha Asing
 
Daftar Sanksi Badan Usaha
 
Daftar Asesor Badan Usaha
Copyright © 2012. Lembaga Pengembangan Jasa Kosntruksi Nasional. All Rights Reserved.
Balai Krida, Jl. Iskandarsyah Raya No 35 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Telp : 62-21-7201476 Fax : 62-21-7201472 email : lpjkn@